Jaga Negaraku Dengan 4 Pilar Kebangsaan - Tekno Medan

Post Top Ad

Jaga Negaraku Dengan 4 Pilar Kebangsaan

Jaga Negaraku Dengan 4 Pilar Kebangsaan

Share This


Kalau ditanya berapa banyak sih sumbangsih kita pada Negara ini? Mungkin tidak terlalu banyak. Akan tetapi seidaknya kita tidak lah menambah keterpurukan dengan membuat cerita Negara ini menjadi terpecah belah. Anak zaman milenial sekarang ini banyak sekali menggunakan yang namanya social media seperti facebook, instagram, twitter dan masih banyak lagi. Banyak pula beredar berita di social media tersebut, akan tetapi tak semua berita yang beredar adalah berita yang benar. Ada pula berita yang salah yang dibuat sengaja untuk menikkan pengunjung dari sebuah website atau hanya memang ada unsur yang dititipkan oleh kalangan tertentu. Tentu saja berita yang tidak benar adalah sebuah kebohongan public yang mungkin bisa saja tersebar secara meluas tanpa terkendali.

Berita hoax tentu saja bisa berdampak buruk pada kehidupan sehari hari, kalau bahsa kasarnya bisa saja sebuah berita hoax menjadi fitnah yang dapat merusak segalahal. Sebuah berita Hoax akan sangat mudah memecahbelahkan sebuah kelompok. Terutama kelompok yang masih dipenuhi rasa egois yang tinggi. Apalagi generasi milenial sekarang ini sangat mudah terprofokasi oleh banyaknya cerita palsu dari berita hoax ini.

Sebenarnya ada banyak cara untuk menghadang berita hoax ini memasuki pikiran-pikiran pembacanya. Salah satunya dengan ditanamkannya rasa Nasionalisme dan menjalankan empat pilar kebangsaaan. Pada tahun 1990-an terlalu membanggakan Pancasila adalah hal yang berlebihan, ternyata efeknya baru dirasakan oleh warga Negara Indonesia sekitar sepuluh sampai duapuluh tahun kemudian. Yaitu saat ini, dimana sangat mudah membuat isu perpecahan di social media dan sangat mudahnya menyulut api kemarahan. Bukan karena semua orang menjadi berani, akan tetapi di social media akan mudah menjatuhkan orang lain tanpa harus bertatap muka.

Mungkin saja hal ini tidak terjadi jika social media tidak pernah ada. Akan tetapi social media juga bukanlah hal yang buruk yang harus diwaspadai. Sosial media sendiri merupakan bukti kemajuan teknologi Informasi dari zaman ke zaman. Informasi akan sangat mudah tersebar oleh dorongan dari pengguna social media. Dalam hitungan detik kita bisa tahu apa yang terjadi disuatu tempat tanpa harus hadir ke tempat tersebut.

Cara menyikapinya yang terprnting adalah dengan memfilter mana yang baik untuk disebarkan dan mana yang tidak baik. Ya walaupun Hati kita tetap berpihak pada satu kelompok, setidaknya kita tidak menambah kerisuhan yang serting terjadi belakangan ini. Sosial media sendiri juga memberikan fitur report untun segala jenis konten atau berita yang tidak baik. Hal yang harus dilakukan sebenarnya menggunakan fitur report tersebut dengan bijak, dan bukan malah ikut menggunakan komen hate speech di konten tersebut.

Dari Empat Pilar kebangsaan juga kita diajarkan agar dapat menentukan mana yang lebih baik dilakukan. Apakah kita harus melawan orang yang menebar berita perpecahan dan bermusuhan dengannya. Ataukah kita harusnya lebih memilih diam atau membuat komentar agar tidak terjadi pertengkaran di sebuah konten social media. Memang menyatukan banyak kepala itu sulit sekali, akan tetapi kalau kita tidak berusaha maka kita tidak akan tahu cara memperbaikinya. Kalau bukan kita Anak Bangsa ini, Siapa lagi yang akan terus mempersatukan NKRI. Mulailah berfikir kalau persatuan itu lebih penting ketimbang membela sebuah kelompok. Karena Bangsa ini Juga hidup dari yang namanya gotong royong dan saling menguatkan.

Oleh : Ahmad Salim Muttaqin 2018

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad