Teknologi Samsung Baru Bisa Mengisi Daya Ponsel Lima Kali Lebih Cepat

Teknologi Samsung baru bisa mengisi daya ponsel lima kali lebih cepat - Institut Teknologi Lanjutan Samsung telah hadir dengan penggunaan lain untuk graphene, bahan yang merupakan bagian dari banyak proyek masa depan yang menarik dari pemurnian air laut untuk mendeteksi kanker, kali ini membuatnya bekerja di dalam baterai lithium-ion. Para ilmuwan menciptakan lapisan "graphene ball" untuk digunakan di dalam sel li-ion biasa, yang memiliki efek meningkatkan keseluruhan kapasitas hingga 45 persen dan mempercepat pengisian daya hingga lima kali.
Setiap pemilik smartphone akan mengetahui rasa sakit saat menunggu baterai mengisi baterai, terutama saat waktunya menjadi esensi, dan walaupun kami memiliki teknologi eksklusif yang efektif yang tersedia untuk digunakan seperti OnePlus's Dash Charge dan SuperCharge dari Huawei, waktu pengisian ulang tidak pernah turun di bawah layar. jam. Jika bola graphene bisa mempercepat keadaan sesuai dengan yang disarankan oleh tim peneliti, itu semua akan berubah.
Jika Anda mengisi telepon dalam 90 menit sekarang, nomor itu akan jatuh ke hanya 18 menit jika sel di dalamnya diberi dorongan bola graphene. Terlebih lagi, ini tampaknya tidak mempengaruhi umur sel, dengan tim yang mengklaim bahwa setelah 500 siklus, baterai yang disempurnakan masih memiliki retensi daya 78 persen. Lapisan graphene meningkatkan kestabilan dan konduktivitas katoda dan elektroda baterai, sehingga bisa mengatasi keras pengisian cepat dengan sedikit penurunan.

Tim peneliti Samsung telah menerbitkan sebuah makalah yang panjang dan sangat teknis tentang bagaimana bola graphene bekerja, dan bagaimana produk itu diproduksi. Sudah jelas teknologinya pada tahap awal, dan sepertinya tidak menjadi fitur utama pada Galaxy S9 atau perangkat lain tahun depan, namun potensinya untuk memberi dampak pada baterai masa depan di Samsung dan telepon lainnya sudah jelas. Siapa yang tidak ingin pengisian baterai lebih cepat dan tahan lama di dalam perangkat favorit mereka?


Baterai Li-ion tidak hanya mengandalkan gadget mobile kita, dimana pengisian cepat sangat membantu, namun juga digunakan pada kendaraan listrik, dimana pengisian cepat sangat penting untuk adopsi yang lebih luas. Samsung mengatakan mungkin saja teknologi bola graphene dapat ditingkatkan dari sel kapasitas kecil di telepon kami, hingga baterai jauh lebih besar di dalam mobil. Perusahaan tersebut telah mengajukan paten di Amerika Serikat dan Korea Selatan untuk teknologi bola graphene, namun tidak ada indikasi kapan atau apakah produk tersebut akan mencapai produk konsumen. Teknologi Samsung baru bisa mengisi daya ponsel lima kali lebih cepat

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

2 comments

Wah.. jadi pengen nih punya samsung, biar ngecas hp nya gak perlu berjam-jam, hehehe

Balas

wih, keren, makin berkembang aja teknologi, makin hari makin ada aja teknologi baru, jadi pengen punya hape begituan, wkwk

Balas