Cara Mengatasi Tembok Rembes

Cara Mengatasi Tembok Rembes – Apakah dinding rumah kamu retak dan terjadi rembesan? Dinding merupakan bagian yang penting di dalam sebuah rumah. Kebersihan, kecantikan dan keindahan rumah juga bisa tercermin dari dinding yang nampak bersih dan bebas dari masalah. Namun sering kali masalah seperti adanya rembesan pada dinding menyebabkan bagian tersebut menjadi lembab dan menyebabkan timbulnya jamur bahkan sampai tumbuh parasit. Jika hal ini terjadi tentu kebersihan rumah akan sedikit terganggu, bahkan jika dibiarkan terlalu lama maka pondasi dinding pun akan menjadi tidak kokoh dan bisa menyebabkan dinding ambruk. Agar tidak terjadi pada hal-hal yang tidak diinginkan. Maka berikut cara mengatasi tembok rembes akibat air hujan yang masuk ke celah dinding.

Penyebab dan Cara Mengatasi Tembok Rembes

Maka berikut cara mengatasi tembok rembes akibat air hujan yang masuk ke celah dinding.

Cara Mengatasi Tembok Rembes

Tembok Bagian Luar yang Belum Diplester


Tembok yang belum diplester memang sering kali menyebabkan adanya celah atau pori yang bisa mengakibatkan air masuk dan meresap ke dalam. Hal ini biasanya terjadi pada dinding bagian luar yang langsung berpapasan dengan air hujan. Jika dibiarkan tentu tembok akan lebih lembab dan menimbulkan tumbuhnya jamur, parasit atau bahkan dinding bagian dalam ikut terkelupas dan mengalami keretakan.

Cara mengatasi tembok rembes semacam ini kamu bisa melakukan plaster pada dinding bagian luar. Saat dilakukan plaster kamu juga bisa menggunakan bahan water proofing yang membuat dinding semakin tahan air untuk menghindari adanya rembesan terutama saat musim hujan tiba.

Naiknya Air Ke Permukaan Tanah


Masalah seperti ini sering terjadi terutama saat musim hujan terjadi dalam waktu yang cukup lama. Naiknya air hujan ke permukaan tanah tentu bisa mengakibatkan adanya rembesan pada tembok rumah. Jika pengecoran tidak dilakukan pada posisi yang lebih tinggi, tentu dinding rumah akan terus mengalami rembesan dan ini bisa membahayakan karena dinding menjadi tidak kokoh. Untuk mengatasinya buat saluran pembuangan air yang lebih dalam atau bisa juga dengan menebali plester dan acian pada tembok. Dengan begitu tembok akan lebih terlindungi dan bebas dari rembesan.

Tembok Mengalami Keretakan


Penyebab tembok rembes juga bisa diakibatkan oleh adanya retakan yang terjadi pada dinding rumah kamu. Ruang pada retakan akan menimbulkan air masuk ke dalam pori dinding sehingga tampilannya nampak lebih kotor. Biasanya dinding akan berwarna kecoklatan atau bahkan kehijauan karena tumbuhnya lumut atau parasit.

Cara mengatasi tembok rembes akibat terjadinya retakan tentu dengan melakukan penambalan pada bagian tembok yang retak. Kamu bisa menggunakan semen yang dicampur dengan pasir jika retakannya parah. Namun jika retakannya kecil-kecil seperti helaian rambut maka cukup dengan melakukan polesan acian yang lebih tebal.

Bahan Plester yang Kurang Berkualitas


Untuk penyebab tembok rembes yang satu ini mungkin pernah dialami sebagian dari kita. Dimana kualitas bahan plester yang digunakan kurang baik sehingga tidak bisa menahan air masuk ke dalam pori dinding. Jika hal ini sudah terjadi maka cara paling efektif adalah dengan melakukan proses plester kembali dengan menggunakan bahan yang lebih tahan air (water proofing). Pilihlah bahan plester yang benar-banar berkualitas untuk menghindari adanya rembesan air.

Itulah penyebab dan cara mengatasi tembok rembes akibat air hujan. Jika tembok rumah kamu mengalami hal serupa, maka solusi cara di atas bisa kamu lakukan. Jangan biarkan dinding tembok mengalami rembesan karena hal ini bisa mengurangi keindahan rumah atau bahkan bisa menyebabkan dinding ambruk jika dibiarkan terlalu larut. Cara Mengatasi Tembok Rembes

Sumber :

Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments